Katekese: Merenda Hari Esok
0
komentar
KATEKESE OMK FELIX NOLA SALATIGA
MERENDA HARI ESOK
September 2011
Doa Pembuka
Allah Bapa pencipta umat manusia, kami bersyukur atas anugerah kehidupan yang Engkau anugerahkan kepada kami. Engkau anugerahi kami dengan akal budi yang dengannya kami boleh merancang masa depan kami. Kami mohon bantulah kami agar dapat menentukan pilihan hidup secara tepat dan mampukanlah kami untuk mengembangkan segala bakat, keterampilan, kemampuan agar pilihan hidup yang kami pilih dapat kami jalani dengan bahagia. Berkatilah persekutuan kami dan pembicaraan kami meneguhkan kami semua. Demi kristus Tuhan dan Pengantara kami, Amin.
Penggalian pengalaman
Hidup adalah pilihan. Pernah dengar pepatah tersebut?? Pada pertemuan OMK kali ini mari kita bahas tentang hal tersebut. Memilih adalah kegiatan yang banyak dilakukan manusia dalam hidup. Sejak pagi hari
setelah bangun tidur kita sudah dihadapkan pada kegiatan memilih. Mau melanjutkan bobok atau bangun, mau berdoa pagi dulu atau tidak usah. Setelah bangun tidur kita dihadapkan pada pilihan mandi dulu atau sarapan dulu. Setelah siap berangkat sekolah atau berangkat kerja kita kembali dihadapkan pada pilihan mau naik motor atau naik angkot, berangkatnya lewat jetis atau lewat kauman. Setelah sampai disekolah atau tempat kerja kita kembali dihadapkan pada pilihan mau langsung masuk ruangan atau ke kantin dulu; dan seterusnya dan seterusnya..Ya begitulah hidup. Dalam hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan. Dan tentunya kita mau tidak mau harus memilih satu diantara pilihan tersebut. Setiap orang bebas menentukan sendiri pilihan hidupnya. Dalam menentukan pilihan, pengaruh teman, pacar, keluarga, lingkungan dan lain-lain tak terhindarkan. Namun meski ada pengaruh dari luar, kita sendirilah yang akhirnya menentukan pilihan.
Setiap pilihan-pilihan yang telah kita pilih mengandung resiko masing-masing. Kita sebagai kaum muda tentu kian hari kian memahami akan resiko dari setiap pilihan-pilihan yang telah kita pilih. Oleh karenanya, dalam setiap mengambil keputusan dalam memilih, kita sebagai orang muda katholik hendaknya menimbang dengan masak-masak akan setiap resiko yang ditanggung setelah mengambil keputusan.
Cara tepat dalam menghadapi pilihan
Bagaimana caranya agar keputusan yang kita akan pilih tepat bagi hidup kita, bagi Tuhan, bagi keluarga dan bagi orang lain?? Yuk kita dalami bersama Firman Tuhan dari Injil Matius 19:16-26 berikut ini:
Orang muda yang kaya (Matius 19:16-26
Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal? " Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah." Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?" Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?" Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin. "
Dari bacaan injil diatas dapat kita dalami satu persatu melalui pertanyaan sebagai berikut:
• Setiap orang mempunyai pilihan hidup. Pemuda kaya diatas mempunyai pilihan untuk memperoleh hidup yang kekal.
• Pemuda kaya bertanya pada Yesus apa yang harus ia perbuat supaya pilihannya menjadi kenyataan?? Yesus menantang pemuda itu untuk tidak puas dengan apa yang telah dilakukan, tetapi melakukan yang “lebih lagi” untuk menjadi sempurna.(Setiap pilihan perlu disertai usaha untuk mewujudkannya)
• Apa tanggapan pemuda kaya tadi atas tantangan dari Tuhan Yesus?? Pemuda kaya tadi memilih pergi dengan perasaan sedih.(Pilihan hidup itu perlu diperjuangkan)
• Jika anda sebagai pemuda kaya tadi, apa tanggapanmu??
(Pilihan hidup kita hendaknya mengantar kita kepada “memperoleh hidup yang kekal”. Kita perlu berjuang untuk mewujudkannya)
• Ketika kita dihadapkan pada pilihan yang sulit, apa yang harus kita lakukan??
(Berdoalah dan andalkan Tuhan dalam mengambil keputusan. Ingat sabda Tuhan: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin. ")
Aksi Nyata (Planning, Sharing, Praying)
Setelah kita membahas bacaan alkitab tentang Pemuda yang Kaya tadi, sekarang kita melihat diri kita masing-masing. Mari kita menjawab pertanyaan berikut dan mensharingkannya:
• Apa yang menjadi cita-citamu??
• Tantangan2 apa yang ditemui dalam mewujudkan cita-cita itu??
• Apa yang anda lakukan untuk mewujudkan cita-citamu??
Kesimpulan
Teman2 OMK Felix Nola yang terkasih, hidup adalah pilihan, hadapilah dengan keberanian. Karena hidup adalah pilihan, maka tentukan pilihanmu dengan bijaksana. Rendalah masa depanmu seapik mungkin. Engkaulah yang menjadi penentu masa depanmu sendiri. Kita adalah arsitek masa depan kita. Sebagai arsitek, engkau perlu mempersiapkan segala hal yang diperlukan agar masa depan yang diidamkan bisa terwujud. Andalkan Tuhan untuk setiap kesulitan. Setiap niat & dan pilihan yang baik dari kita pasti akan diberkati Tuhan. Selamat berjuang, kita semua akan saling mendukung.
Doa Penutup
Tuhan, terimakasih atas pertemuan kami hari ini. Kami kembali menyadari tanggungjawab kami untuk merancang masa depan, mempersiapkan hari esok. Kami sering seperti orang muda yang kaya tadi, mau menggapai yang luhur tapi enggan berbuat maksimal. Bantulah kami semua agar segala niat baik kami boleh terlaksana dengan baik. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin

