Lagu "Seputih Bulu Domba"

0 komentar

Hai teman-teman, ingat khan kalau saat ini Masa Prapaskah, masa pertobatan...
Lagu ini sungguh menggugah hati kita jika kita simak benar-benar syair kata demi kata.

Ternyata Tuhan itu begitu baik pada kita, Dia sahabat terbaik kita...
Yuk kita simak lagunya dibawah ini.

Apa perasaanmu setelah mendengar lagu ini?? isikan dikolom komentar dibawah postingan ini yah...



Seputih Bulu Domba
Pengarang  : Jonathan P. & Fonny N

Tak Kau lupakan diriku, 
Kau ingat ku adalah debu
Tetapi Kau meninggikannya. 
Di hadapan MalaikatMu

Tak Kau hapuskan namaku, 
Dari kitab kehidupanMu
Kau tak malu mengakuinya, 
Di hadapan Bapa

Kau Allah yang tiada mengingat lagi, 
Segala kesalahanku yang telah Engkau ampuni
Walau dosaku merah bak kain kesumba, 
Engkau menjadikanku putih
Seputih bulu domba.

Selanjutnya..

Laporan Keuntungan Koperasi OMK Bulan Maret 2014

0 komentar

Halo Prens, oleh karena kita menerapkan asas keterbukaan informasi (bahasanya keren banget yak? :) ) maka berikut ini kami tampilkan Laba Koperasi "Mandiri" OMK Felix Nola periode Maret 2014.

Silahkan disimak dibawah ini yah...???

 

Selanjutnya..

Film Pendukung APP Tahun 2014

0 komentar

Hai Guys, bagi kamu-kamu yang bolong-bolong ngikutin Pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) di Lingkungan masing-masing, berikut ada Film Pendukung APP Tahun 2014 yang dikeluarkan oleh KOMSOS KAS.

Akan lebih oke, sebelum nonton film ini teman-teman kembali membaca Buku Panduan APP. Lebih mantep lagi saat nonton disampingnya ada cemilan, hihihi.....

Semoga film ini membantu teman-teman dalam mendalami tema APP Tahun 2014 ini.
Ga perlu panjang lebar, yuk langsung tonton aja layar tancep dibawah ini....


Selanjutnya..

Dunia Remaja, Dunia kita....

0 komentar

Hai Guys OMK Felix Nola, masa kita saat-saat ini adalah masa remaja sebelum kita memasuki masa dewasa. Semua orang pernah remaja, tak terkecuali Tuhan Yesus sendiri. Menurut orang pinter - bukan dukun loh ya?? hehehe - masa remaja itu di usia 12 - 18 tahun. Yang masih diusia tersebut ayo tunjuk jari?? hehehe...

Hemmm.... selamat deh untuk kakak-kakak yang sudah melewati fase ini dengan baik dan sukses!!!
Buat teman-teman yang masih dalam fase ini, yuk kita arungi bersama-sama fase ini dengan baik. Kita sebagai anak-anak terang, kita sandarkan segala kekuatiran kita bersama Yesus.

Masa Remaja - oleh para orang pinter - disebut juga masa kompleksitas, masa badai dan tekanan (Storm and stress - Stanley Hall). Kita sedang berproses dalam pencarian jati diri. Pada masa pencarian jati diri ini kadang menimbulkan masalah pada diri kita. Kita sedang mengalami situasi seperti berikut:
*) Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan.
*) Ketidakstabilan emosi.
*) Adanya perasaan kosong 
*) Adanya sikap menentang dan menantang orang tua.
*) Adanya pertentangan di dalam diri sendiri (ini yang menjadi pangkal penyebab pertentangan-pertentang dengan orang tua.)
*) Kegelisahan karena banyak hal kita inginkan atau ingin lakukan tetapi kita tidak sanggup memenuhi semuanya.
*) Senang bereksperimentasi.
*) Senang bereksplorasi.
*) Mempunyai banyak fantasi, khayalan, dan bualan.
*) Kecenderungan membentuk kelompok dan kecenderungan kegiatan berkelompok.

Dalam masa ini, kita sedang mengalami perubahan-perubahan yang cepat, termasuk perubahan fundamental dalam aspek kognitif, emosi, sosial dan pencapaian. Kita harus mampu melewati perubahan atau transisi ini dengan baik. Kita sering mengalami kekuatiran dengan fisik kita, tubuh mulai berubah. Kita juga sering membandingkan fisik kita dengan idola-idola kita. Kita sering tidak puas dengan diri kita. Tapi jangan kuatir, itu merupakan proses normal yang dialami oleh setiap remaja. 80% dari kita mengalami ketidakpuasan ini. Ketidakpuasan ini harus kita kurangi, karena kalau kita pelihara dalam pikiran kita, itu akan menjadi penyakit, yang tidak baik bagi perkembangan diri kita.
Jika kita pelihara, akan menimbulkan distres emosi, pikiran yang berlebihan tentang penampilan, depresi, rendahnya harga diri, pelarian ke kegiatan negatif seperti merokok, dan perilaku makan yang tidak normal seperti makan berlebihan atau makan terlalu sedikit (Stice & Whitenton, 2002).

Kita suka bereksperimen atau coba-coba dan juga berkesplorasi atau ingin mengalami sesuatu yang baru. Itu baik, tapi kita kudu tetap hati-hati. Hindari hal-hal negatif seperti penggunaan narkoba, kebut-kebutan dijalan, berantem, hubungan seksual dan perilaku yang tidak baik lainnya. Kita sering terbawa arus negatif dari teman-teman. Kita sering susah menolak karena alasan solidaritas. Tapi mulai sekarang kita harus berani  dan harus bisa bilang "STOP!!" pada diri sendiri kalau itu sudah mengarah ke hal negatif. 

Getar-getar Cinta...
Masa remaja yang kita alami, hormon gonadotrofik yang diproduksi oleh kelenjar hypothalamus pada tubuh kita mulai berfungsi. Kita mulai ada perasaan tertarik dengan lawan jenis.... cit cuiittt, hihihi.... Perasaan ini bisa meningkat menjadi cinta romantis. Cinta romantis meliputi sekumpulan emosi yang saling bercampur seperti rasa takut, marah, hasrat seksual, kesenangan dan rasa cemburu. Tidak semua emosi ini positif. Sebagai anak-anak terang, kita harus mampu memilah-milah dan mengendalikan diri. Kalau kita tidak bisa mengendalikan, maka akan mengakibatkan kita depresi alias stress. Pada masa ini juga kita mengalami dorongan-dorongan seksual.  Kita harus mampu mengendalikan dorongan seksual ini, kita harus bisa membatasi diri antara mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan

Konflik dengan Orang Tua
Kita sering mengalami konflik dengan ortu seperti masalah jam pulang ke rumah, cara berpakaian, merapikan kamar tidur. Kita juga sering mengeluhkan cara-cara orang tua memperlakukan kita, yang menurut kita itu otoriter, kaku atau tidak memahami kepentingan kita. Tapi itu hanya sudut pandang kita yang belum tepat aja. Ortu pasti selalu memberi yang terbaik untuk kita. Barangkali kita harus mau berkomunikasi dengan orangtua. Berkomunikasi itu saling mendengarkan dan saling mengungkapkan keinginan dan perasaan kita secara terbuka, tidak pakai ego kita. Semua pasti akan baik-baik kok kalau kita mau  berkomunikasi secara terbuka dengan ortu.

Masa depan kita ada ditangan kita. Menjadi berhasil atau gagal itu juga ditangan kita. Orang tua hanya sebatas memberi fasilitas dan dorongan kepada kita. Kunci ada pada kita. So, kita harus selalu menggunakan hati nurani dalam setiap mengambil keputusan. Dan pastikan libatkan Yesus dalam setiap kita akan mengambil keputusan sebelum bertindak. 

Selamat mengarungi masa remaja menuju dewasa dalam kebersamaan bersama Sahabat baik kita, Yesus.... God Bless U all....

Selanjutnya..

Aku Pecandu HP?? Ohh Tidaak!!!

1 komentar

Halo OMK'ers, berikut ini ada artikel tentang hubungan kita dengan barang yang namanya HP atau Smartphone atau Gadget dengan berbagai bentuknya seperti HP "bodoh" yang cuma bisa telepon dan sms, smartphone, tablet, phablet dan bentuk lainnya. Sudahkah kita bijak menggunakan mereka?? Apakah alat tersebut kini membantu produktifitas dalam belajar dan berkarya atau justru menghambat produktifitas teman-teman? yuk kita baca sama-sama....

Berdasarkan data hasil penelitian, 5-10% maniak HP atau Smartphone atau gadget terbiasa menyentuh HP atau Tablet 100-200 kali dalam sehari, dan apabila waktu efektif manusia beraktivitas 16 jam atau 960 menit sehari, maka orang yang kecanduan gadget akan menyentuh gadget 4,8 menit sekali!

Bila angka interaksinya selekat itu, maka pecandu HP akan sulit menjalani kehidupan nyata. Jangankan melakukan pekerjaan, untuk diajak ngobrol saja pasti sulit. Kiprah orang-orang semacam ini (dan boleh jadi kita termasuk di antaranya) di dunia nyata akan berkurang.

Jika dia dipisahkan dari HP, maka akan segera muncul rasa gelisah dan tidak dapat beraktifitas di dunia nyata. Lantas, jika maniak gawai ini didiamkan terus berlaku seperti ini, maka bukan tidak mungkin akhirnya menjadi pengidap attention deficit disorder (ADD).

ADD akan membuatnya sulit konsentrasi, lebih dekat dengan orang jauh, mengabaikan orang terdekat, fokus perhatian sulit muncul dalam waktu lama, sehingga sekalinya dia ketinggalan gawai, maka dunia seolah sudah berakhir karena tak ada aktivitas riil yang bisa dilakukannya dengan nyaman.

Maka, mari kembalikan gadget pada fungsi awalnya: Sebagai alat yang bisa meningkatkan produktivitas kita bersama, bukan malah memperoleh berbagai sisi kontraproduktif darinya

Berikut sejumlah langkah saran penulis dalam mengembalikkan fungsi orisional gadget tersebut.

1. You should have your own personal time! 

Kita harus prioritaskan waktu pribadi kita di atas kepentingan segalanya, terutama jika kita sudah berada di rumah. Ingatlah ada anak, ada istri, saudara, bahkan orangtua yang harus kita sapa dan ajak bicara.

Jangan biarkan semua dari kita asyik sendiri, surfing masing-masing di dunia maya ketika berkumpul. Fisiknya bareng, tidak jiwanya. Tidak ada tegur sapa dan obrolan hangat, gilirannya akan merenggangkan semuanya.

Begitu sampai rumah, silahkan cari aktivitas yang bisa mengalihkan perhatian kita mulai dari menonton DVD non stop, bernyanyi, olahraga, dan lainnya.

Jangan benamkan hidup kita selamanya di dunia maya, dunia nyata jauh lebih seru jika kita benar-benar meluangkan waktu di atasnya.

2. Jangan biasakan mengakhiri dan memulai hari Anda dengan HP. 

Ketika mau tidur, kita ingin cek status terbaru kolega di akun media sosial, ketika baru bangun pun segera menyimak apakah ada obrolan terbaru dalam medium chatting yang kita miliki. Begini terus.

Jika kebiasaan ini kita pelihara, dengan sendirinya kita terbiasa mengabaikan hal penting yang dekat dengan kita dan malah memberi perhatian kepada orang jauh.

Bahkan, lama-kelamaan, kita akan memaksakan selalu merespons dunia maya sekalipun tidak tepat misalnya saat sarapan dengan keluarga/menyetir.

3. Jangan sembunyikan kebiasaan kita saat menggunakan gadget. 
Jika Anda merasa keluarga atau seseorang akan marah dengan kebiasaan kita, itulah pertanda kebiasaan kita memang salah.
Kita tahu ketika dikelas, guru akan marah jika kita tetap asyik dengan gadget, janganlah curi-curi kesempatan pakai gadget. Kita tahu bahwa guru kita tidak suka dengan itu, maka jujurlah pada diri sendiri. Secara perlahan, kebiasaan ini bisa memberikan kita kemampuan memberi tahu orang sekitar, bahwa ada saat-saat tertentu jika kita akan telat membalas pesan di HPi, misalnya manakala kita sudah di rumah.

Jadi, mari jaga produktivitas gadget kita secara nyata.

Seindah apapun pergaulan di dunia maya, mereka bisa jadi tidak nyata, karenanya segala kebanggaan bisa jadi semu.

Bagaimanapun, HP tidak akan pernah sebanding dalam menggeser kehidupan nyata kita dengan orang-orang nyata di sekitar kita. 

*) Penulis, Dimitri Mahayana merupakan Chairman Lembaga Riset Telematika Sharing Vision/ www.sharingvision.com.

Selanjutnya..

OMK, beranilah bermimpi!!

0 komentar

ORANG MUDA KATOLIK (OMK):
BERANILAH BERMIMPI!

Perlunya impian
Dalam menapaki kehidupan ini, impian atau angan-angan atau cita-cita sangat diperlukan. Selanjutnya mari kita memakai istilah impian. Impian hendaknya dijadikan dasar atau pondasi untuk maju. Impian juga hendaknya menjadikan setiap individu khususnya OMK untuk maju. Impian adalah dorongan yang membuat hati, pikiran dan tindakan mencapai apa yang kita inginkan. Impian mendorong kita untuk mewujudkan sesuatu yang abstrak menjadi nyata.
Paolo Freire dalam Pedagogy of Hope menyatakan pentingnya impian. Orang yang terus ingin maju selalu memiliki impian.
Kalau kita mencermati kisah hidup ‘orang-orang besar dunia’, sebut saja Ignatius Loyola yang memiliki impian mengikuti Yesus secara radikal, yang mengakibatkan ia meninggalkan impian terdahulu untuk mengabdi raja dan menjadi menantu raja.
Servatius, ia meninggalkan tanah Asia mewujudkan impiannya menjadikan daratan Eropa mengenal Yesus. Itu beberapa contoh dari dalam gereja. Di luar gereja, kita mengenal Bill Gates pemilik Microsoft, raja software di planet ini, ada Mark Elliot Zuckerberg penemu Facebook yang sedang booming saat ini,  Tiger Woods telah berhasil menaklukkan lapangan-lapangan golf dunia, Nelson Mandela dengan pembebasan Afrika dari kebijakan apharteid dan terakhir Presiden USA Obama. Kalau kita membaca riwayat hidup mereka ada satu benang merah yang kiranya dapat kita ambil yakni mereka semua memiliki IMPIAN.


Bagaimana dengan (OMK) kita?
Ini menjadi bahan renungan kita. Apa yang menjadi kendala dan hambatan bagi OMK kita?? Apakah saat ini kita takut untuk bermimpi??

Langkah-langkah yang diperlukan dalam membangun impian
Untuk membangun impian, diperlukan orang-orang panutan yang akan mengarahkan langkah kita dari impian tersebut menjadi kenyataan. Dimana kita mencari tokoh-tokoh panutan tersebut?? Salah satu cara adalah dengan membaca buku tokoh-tokoh besar dunia yang pernah hidup seperti kisah santo-santa, ilmuwan, tokoh pengusaha, tokoh olahraga, music dll.

Hambatan
Setiap omk yang mau berkembang dalam hidupnya hendaknya jangan pernah ragu bercermin pada kisah sukses ’orang-orang besar yang berhasil mengubah dunia’. Sebagaimana kita ketahui sekarang kita dapat menggunakan komputer, telepon, pesawat terbang dan lainnya semua diawali dari impian. Teruslah bermimpi.
Ada beberapa hal yang seringkali menghambat impian omk antara lain:
• Kurang membaca, dengan membaca omk dapat remotivasi.
• Takut bermimpi. Ketidakberanian untuk bermimpi ini seringkali tanpa disadari menjadi hal terbesar yang mampu membunuh segala impian.
• Tidak ada rencana kerja terstruktur.

Tantangan
Saat Tuhan menciptakan manusia, ia memberikan manusia ‘Kehendak Bebas (Free will). Freewill beda dengan Kiwil. Kiwil? No coment. Namun dalam freewill, sebenarnya ada suatu pertanggung jawaban yang dituntut dari kita.

Saat Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, ia melarang mereka untuk memakan buah terlarang, namun Dia tidak menghilangkan buah itu. Dia membiarkan manusia menentukan keputusannya sendiri. Dan ketika akhirnya mereka tergoda dan jatuh dalam godaan, konsekwensinya mereka tanggung sendiri. Mereka diusir keluar taman Eden dan harus mengalami perjuangan agar bisa menang melawan hidupnya.

Bagaimana dengan diri kita? Kita orang muda, diberi kebebasan berkehendak, diberi kebebasan memilih. Kita juga bebas bermimpi apa saja. Tetapi sebagai orang Katholik, kita juga mempunyai tanggungjawab dalam memilih kebebasan itu. Tanggungjawab terhadap orangtua, terhadap sesama, terhadap Tuhan dan terhadap dirinya sendiri.

Bagaimana dengan OMK? Ada suatu hal yang harus dimiliki oleh OMK. Sebagai orang muda yang mengaku beragama Katolik, OMK harus mau belajar dan memahami apa itu Katolik dan mengerti dan mengimani iman Katolik.

Dengan melakukan pertemuan kelompok, berdiskusi, pendalaman iman, membaca Kitab Suci dan segala sesuatu yang berhubungan dengan iman Katolik akan membantu OMK bertumbuh dalam iman.

Jadilah OMK yang berkualitas dengan membekali diri kita agar kita patut dan pantas serta bangga menjadi OMK dan layak disebut sebagai OMK yang sejati.

Bagaimana? Siap menerima tantangan?

Selanjutnya..

Katekese: Merenda Hari Esok

0 komentar

KATEKESE OMK FELIX NOLA SALATIGA
MERENDA HARI ESOK
September 2011


Doa Pembuka
Allah Bapa pencipta umat manusia, kami bersyukur atas anugerah kehidupan yang Engkau anugerahkan kepada kami. Engkau anugerahi kami dengan akal budi yang dengannya kami boleh merancang masa depan kami. Kami mohon bantulah kami agar dapat menentukan pilihan hidup secara tepat dan mampukanlah kami untuk mengembangkan segala bakat, keterampilan, kemampuan agar pilihan hidup yang kami pilih dapat kami jalani dengan bahagia. Berkatilah persekutuan kami dan pembicaraan kami meneguhkan kami semua. Demi kristus Tuhan dan Pengantara kami, Amin.

Penggalian pengalaman
Hidup adalah pilihan. Pernah dengar pepatah tersebut?? Pada pertemuan OMK kali ini mari kita bahas tentang hal tersebut. Memilih adalah kegiatan yang banyak dilakukan manusia dalam hidup. Sejak pagi hari
setelah bangun tidur kita sudah dihadapkan pada kegiatan memilih. Mau melanjutkan bobok atau bangun, mau berdoa pagi dulu atau tidak usah. Setelah bangun tidur kita dihadapkan pada pilihan mandi dulu atau sarapan dulu. Setelah siap berangkat sekolah atau berangkat kerja kita kembali dihadapkan pada pilihan mau naik motor atau naik angkot, berangkatnya lewat jetis atau lewat kauman. Setelah sampai disekolah atau tempat kerja kita kembali dihadapkan pada pilihan mau langsung masuk ruangan atau ke kantin dulu; dan seterusnya dan seterusnya..
Ya begitulah hidup. Dalam hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan. Dan tentunya kita mau tidak mau harus memilih satu diantara pilihan tersebut. Setiap orang bebas menentukan sendiri pilihan hidupnya. Dalam menentukan pilihan, pengaruh teman, pacar, keluarga, lingkungan dan lain-lain tak terhindarkan. Namun meski ada pengaruh dari luar, kita sendirilah yang akhirnya menentukan pilihan.
Setiap pilihan-pilihan yang telah kita pilih mengandung resiko masing-masing. Kita sebagai kaum muda tentu kian hari kian memahami akan resiko dari setiap pilihan-pilihan yang telah kita pilih. Oleh karenanya, dalam setiap mengambil keputusan dalam memilih, kita sebagai orang muda katholik hendaknya menimbang dengan masak-masak akan setiap resiko yang ditanggung setelah mengambil keputusan.

Cara tepat dalam menghadapi pilihan
Bagaimana caranya agar keputusan yang kita akan pilih tepat bagi hidup kita, bagi Tuhan, bagi keluarga dan bagi orang lain?? Yuk kita dalami bersama Firman Tuhan dari Injil Matius 19:16-26 berikut ini:
Orang muda yang kaya (Matius 19:16-26
Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal? " Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah." Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?" Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?" Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin. "


Dari bacaan injil diatas dapat kita dalami satu persatu melalui pertanyaan sebagai berikut:
• Setiap orang mempunyai pilihan hidup. Pemuda kaya diatas mempunyai pilihan untuk memperoleh hidup yang kekal.
• Pemuda kaya bertanya pada Yesus apa yang harus ia perbuat supaya pilihannya menjadi kenyataan?? Yesus menantang pemuda itu untuk tidak puas dengan apa yang telah dilakukan, tetapi melakukan yang “lebih lagi” untuk menjadi sempurna.(Setiap pilihan perlu disertai usaha untuk mewujudkannya)
• Apa tanggapan pemuda kaya tadi atas tantangan dari Tuhan Yesus?? Pemuda kaya tadi memilih pergi dengan perasaan sedih.(Pilihan hidup itu perlu diperjuangkan)
• Jika anda sebagai pemuda kaya tadi, apa tanggapanmu??
(Pilihan hidup kita hendaknya mengantar kita kepada “memperoleh hidup yang kekal”. Kita perlu berjuang untuk mewujudkannya)
• Ketika kita dihadapkan pada pilihan yang sulit, apa yang harus kita lakukan??
(Berdoalah dan andalkan Tuhan dalam mengambil keputusan. Ingat sabda Tuhan: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin. ")

Aksi Nyata (Planning, Sharing, Praying)
Setelah kita membahas bacaan alkitab tentang Pemuda yang Kaya tadi, sekarang kita melihat diri kita masing-masing. Mari kita menjawab pertanyaan berikut dan mensharingkannya:
• Apa yang menjadi cita-citamu??
• Tantangan2 apa yang ditemui dalam mewujudkan cita-cita itu??
• Apa yang anda lakukan untuk mewujudkan cita-citamu??

Kesimpulan
Teman2 OMK Felix Nola yang terkasih, hidup adalah pilihan, hadapilah dengan keberanian. Karena hidup adalah pilihan, maka tentukan pilihanmu dengan bijaksana. Rendalah masa depanmu seapik mungkin. Engkaulah yang menjadi penentu masa depanmu sendiri. Kita adalah arsitek masa depan kita. Sebagai arsitek, engkau perlu mempersiapkan segala hal yang diperlukan agar masa depan yang diidamkan bisa terwujud. Andalkan Tuhan untuk setiap kesulitan. Setiap niat & dan pilihan yang baik dari kita pasti akan diberkati Tuhan. Selamat berjuang, kita semua akan saling mendukung.

Doa Penutup
Tuhan, terimakasih atas pertemuan kami hari ini. Kami kembali menyadari tanggungjawab kami untuk merancang masa depan, mempersiapkan hari esok. Kami sering seperti orang muda yang kaya tadi, mau menggapai yang luhur tapi enggan berbuat maksimal. Bantulah kami semua agar segala niat baik kami boleh terlaksana dengan baik. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin

Selanjutnya..